Kelinci itu imut karena warna bibirnya merah jambu dan bulunya lembut. Tapi bagi Danar sih yang imut giginya. Ya, dua…
Aku tak pernah mencintai kota-kota yang kausinggahi atau dari mana kau bermula. Aku mencintai langkah kaki dan degup jantungmu ke…
Kartika berlari kencang, keluar dari pagar besar rumah tuanya. Relif tulisan besar 1912 terpampang di atas gerbang dengan pintu kayu…
Aji Pamalayu! menjangan bidikanku kaukirim bala seratus ribu kusambut dua ratus ribu jumawa menjelma Batara Syiwa pada segumpal getih di…
Politik tanpa pencitraan hanyalah omong kosong. Kata-kata Hana terus saja merasuk ke dalam hati Winar. Mirip bebijian yang bertunas, ia…
“Luaskan dada kalian, bersabarlah Segera julurkan baju panjang kalian Bersiaplah untuk musibah” Usai kalimat itu diterbangkan Ia mendekap tubuh kami…
Hari ini persis sebulan yang lalu, terakhir kali kau mengangkat dadak merak. Aku sendiri tidak yakin kau akan benar-benar pulih…
Jika para penguasa berdagang dengan rakyatnya pastilah mengatasnamakan regulasi negara sudah dibicarakan antar departemen katanya dipikirkan matang dari masukan para…
sia-sia dan terhempas selembar pandan kupetik bejana pecah tanpa benturan embun kutadah dengan telapak terkulai, dikecup tanah kering resap ke…
Wajah Sautil terlihat berantakan, seumpama habis diseruduk kapal tongkang yang hendak buang sauh. Langkah kakinya terseok-seok, seumpama digandoli sepasang hantu…

