Minji tersenyum sedih. “Karena aku tidak menuntut apa-apa darimu. Aku tidak memintamu untuk sembuh, untuk normal, untuk menjadi apa yang mereka inginkan. Aku menerimamu apa adanya.”

Kredonya, melampaui hukum alam, dan setiap menjalin hubungan dengan perempuan, pria itu tak wajib upacara dengan penjelasan sebagai pengarang, siapa dirinya.

Aku berjalan di atas lantai licin, lampu neon menusuk mata … semua sibuk, semua berpura-pura hidup, di kota yang katanya pahlawan!

rek, ayo rek mlaku-mlaku nang tunjungan tunjungan, jantung kota Surabaya megahmu tersaji di salah satu sudut jalan basuki rahmat sensasi…