rek, ayo rek
mlaku-mlaku nang tunjungan
tunjungan, jantung kota Surabaya
megahmu tersaji di salah satu sudut jalan basuki rahmat
sensasi elegan terekam di sesak pikir
rangkaian aksara menu utama perjamuan
meriah, dan bertabur kejutan
midtown melekat di hati
dinding kaca saksi bisu ‘kan bahagia kami
bangunan ini taburkan sensasi mewah
saat pejuang literasi meraih cuan
antara hening dan riuh dalam meramu karya
terselip janji temu di secangkir latte
gubuk hantaran bagai ruang hangat kebersamaan saat itu
kenangan jejak perjumpaan istimewa bersandar di sofa ujung
tak ingin tanggal 28 terbang tanpa asa
meski pelukan, dan ciuman telah bersambut
restoran dan cafe menjadi paragraf estetik
saat diksi bersatu dalam aksara dari narasumber hebat kbm apps
Surabaya, 15 Juli 2025
Menuai Aksara di Gubeng Kertajaya
jejak aroma latte mengusik jiwa
ketika sunyi mengetuk di antara dinding seni
salah satu gang saksi diskusi panjang kami
warung ini tempat rangkaian cerita tersaji
dalam aksara dibalut dengan diksi-diksi menarik
hanya di sini tanpa pandang status sosial
ruang terbuka di ujung berikan sejuk estetik
seni-seni artistik tersaji menawan pada dinding
sederhana, dan futuristik dalam kelopak netra
meski sekat menjadi batas ruang
tetapi keakraban bukti gubuk smeleh kopi memikat
melekat sampai ke benak hati
Surabaya, 15 Juli 2025
Kota Lama
lampion, atribut klasik terpapar elok
di taman jembatan merah sampai ujung jalan, dan gang-gang
menyusuri tikungan potret kenangan
berbagai sudut istimewa jadi jejak
dinding bata, pintu ornamen jepang, hingga gaun pengantin
kini saksi estetika wisata kota Surabaya
potret pra-wedding saat lampu merah jadi pilihan unik
dari muda hingga tua bersuka cita di wisata kota tua
seikat bunga jadi bagian dalam bingkai kamera
sebuah lampion khusus tertulis HALAMAN KOTA bersinar terang
saat berbagai sudut dan pose tebarkan makna dari selfie sampai candid
becak klasik tahun 1945 berjajar memikat hati
mobil klasik tentara pun bagian dari sajian kota lama ini
walau sejenak, ku ukir cinta dalam kehangatan
bersama rindu di segelas sirup istimewa pada wisata kota tua
Surabaya, 15 Juli 2025
Bersemi di Monumen Tugu
senja saksi kehadiran kami
sudut-sudut unik jadi pilihan dalam bingkai kamera
batu istimewa “padamu generasi” memikat netra
tugu yang menjulang urai jejak sejarah pahlawan
detik, hari, sampai tahun-tahun berlalu tetap kokoh
makam pahlawan tak dikenal pun dikenang dalam ukiran
agar anak cucu negeri di surabaya nikmati perjuangan meraih merdeka
cinta hadir tanpa kenal waktu, dan latar
walau jarak menjadi jeda dalam jemu
tetapi hati selalu bersemi di rongga jiwa
saat kedua mata beradu melekat dalam ingatan
‘kan tugu jadi saksi kami bersama menuju gerbang janji suci
Surabaya, 15 Juli 2025
Pasar Buku
blauran, di sudut jalan kranggan
tempat jajan buku anak sekolah hingga kuliah
pilihan tua-muda kencangkan dompet
tipis sampai tebal tetap mereka peluk
kini sepi bagai kuburan tak terhuni
kampung ilmu, di sudut jalan semarang
tempat jajan buku semua kalangan
lapak idola harga minim warga surabaya
sensasi perpustakaan bagi penikmat buku-buku bermanfaat
kini mulai minim peminat daerah ini
sajikan buku-buku kenangan sampai buku wajah lapuk
andai pemilik lapak pendulang harta
pasar buku ‘kan tetap jaya hingga kini
meski receh dapat membeli sebungkus pengganjal perut
mereka berjuang demi lanjutkan hidup
bertahan demi buku bertemu tuannya
Surabaya, 15 Juli 2025
Menulis puisi sejak 1998, tetapi sebatas di buku dan dilangitkan di media baru mulai 2024, karya lainnya berada di ig @kimonogruvy. Komunitas tempatnya memasak karya di antaranya pada Ruang Kata, Kelas Puisi Alit (KePuL), KPB, Competer Indonesia (CI), HuMa, dan KMO. Dia pernah mengikuti Asqa Imagination School (AIS) #55 dan #46. Beberapa perjuangannya memikat juri dan juara.


