seperti ribuan semut terjebak
kaku dan mati
meses coklat
pada margarine di atas donat
untuk sebuah pesta
juga kematian yang nyata.
Desember 2022
Seperti Lagu-lagu di Spotify
Aku tak melihat bulan warna apa malam ini
tapi di bawah atap kamar ini, ingin kukecupkan kata-kata
pada telinga berantingmu:
simpan ke playlist untuk peristiwa-peristiwa yang kita sukai
mereka seperti lagu-lagu di Spotify
Mei 2024
Ladang Kering
kaubisa jatuhkan hujan air mata
di mana saja
agar retak tanah
juga jarak tubuh
segeralah rindu berlabuh
Juli 2024
Bulan Sabit
lihatlah bulan sabit itu kekasihku
juga sebuah ranting dari pohon kering
berdiri ingin meraihnya
adakah juga di sana orang-orang yang tertawa
seolah menjatuhkan impian-impian kita
sehingga jatuh
tak terhingga jauh
September 2024
Sepasang Ikan Keracunan
pandanglah ke sana
hai mata bulan
sungai paling dasar
di sana sepasang ikan
bukan sedang mabuk perjalanan
November 2024
Solilokui
seandainya tak kaudengar suaraku
telingaku mau menampungnya
bila harus mengendap di dasar hati
kemudian aku sakit-sakitan
kegilaanku adalah mauku sendiri
Desember 2024
Impong Nasir, lahir dan menetap di Desa Kedaton, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Saat ini aktif menulis cerpen dan puisi. Buku puisinya terbit pada Tahun 2021 dengan judul “Ada Empat Kereta Api”.


