Close Menu
sastra.beritajatim.idsastra.beritajatim.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    sastra.beritajatim.idsastra.beritajatim.id
    UNJUK KARYA
    webutama
    • Beranda
    • Sastra
      • Cerita Pendek
      • Puisi
      • Resensi Buku
      • Info Sastra
    • Visual
    • UKM
    • Tentang Kami
      • Sastra untuk Semua
      • Unjuk Karya
      • Kontak
    sastra.beritajatim.idsastra.beritajatim.id
    Home»Puisi»Mendung
    Puisi

    Mendung

    Budi Astuti14 Februari 2021
    Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
    Mendung

    Kapas itu, hitam pekat mengerikan, menggantung
    Di cakrawala tanpa tali pengikat
    Rasa cemas menggantung di hati
    Juga gelisah
    Andaikan tumpah ke bumi
    Tetes air itu, juga lompatan petir
    Bencana akan terjadi
    Juga bencana di hatiku
    Ketika kau lompat menjauh

    Surabaya 1 February 2021.


    W A K T U

    Kau berjalan mengikuti matahari
    Datang dan pergi, pelan tapi pasti
    Takkan berlari, meski kau kejar
    Takkan berhenti, meski kau pergi
    Saat gembira datang,
    Dalam kesedihan menemani
    Selalu datang menghantui
    Ketika sakratul maut datang
    Dia melepasmu pergi

    Surabaya 29 Januari 2021. (BUDI ASH)


    B U L A N

    Bola bersinar itu berputar, setia
    Mengikuti bumi
    ditemani bintang-bintang
    Langit sebatas fatamorgana
    Juga awan
    Berputar sepanjang masa
    Ketika malam, ketika siang
    Membara matahari
    Meleburkan bumi
    Kiamat datang

    Surabaya, 29 Januari 2021


    PENGEMIS

    Mematung, bersila di trotoar masjid
    Tatapan hampa
    Angin membelai keringat
    Juga panas mentari
    Nyanyian perut, sebatas musik
    Cacing-cacing mencaci maki
    Suara adzan merdu, membelah langit
    Saat menjemput rejeki

    Surabaya, 28 January 2021.


    BURUNG BELIBIS

    Berkelana menembus cakrawala
    Melintasi daratan
    Juga laut. Tanpa batas
    Waktu hanya semusim
    Saat fajar membentang
    Juga purnama
    Siulan betina mengundang berahi
    Pengembaraan. Begitu melelahkan
    Celoteh piyik menanti

    Gresik. 26 Januari 2021.


    CINCIN

    Cincin perrnikahan masih melingkar
    Indah di jari manisku
    Yang kau sematkan Minggu lalu
    Meski Suasana pesta masih terngiang
    Hingar bingar jadi tak terkendali
    Dan tubuhmu terjungkal. Bersimbah darah
    Di kursi pengantin
    Pistol meledak di tangan
    Kekasih gelapmu

    Gresik 26 January 2021


    MANDI

    Aku hanya meninggalkanmu
    pergi mandi, sebentar. Setelah engkau
    Mendengar begitu banyak cerita
    Tentangku. Meski kau hanya tersenyum
    Menatap wajahku. Penuh cinta
    Dan tubuhmu tertidur
    Selamanya. Di atas ranjang pengantin

    Sidoarjo, 26 Januari 2021.

    Karya : Budi Astuti

    Anggota Bengkel Muda Surabaya (BMS). Puisi-puisinya masuk dalam antologi ‘Dan di Genggaman Ini, Mengalir Sihir’ (2019).

    Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp
    Previous ArticlePembawa Pesan
    Next Article Ranjangku Digerogoti Takdir

    Karya Lainnya

    Perempuan di Ambang Senja

    31 Mei 2026

    Tunjungan Plaza

    12 Oktober 2025

    Surabaya Bernyanyi dalam Hati

    7 September 2025

    Perjamuan di Midtown

    31 Agustus 2025

    Jejak Kota Tua di Bawah Lembayung

    24 Agustus 2025

    KBS

    17 Agustus 2025
    Karya Sastra Terbaru

    Pamit yang Tak Pernah Terucap

    By Kuntoro Rido A

    Yang Pergi Lebih Dulu

    By Hendro D. Laksono

    Lampu Kamar Anshar

    By Nurita W. Prasaja

    Amplop Berwarna Cokelat

    By Anindya Bethari

    Secangkir Kopi Sebelum Pulang

    By Anindya Bethari

    Awam dan Semesta yang Tak Pernah Memihak

    By Idrus Zamuji

    Perempuan di Ambang Senja

    By Idrus Zamuji

    Bangku Nomor Tujuh

    By Katelyn Mandasari

    Perbincangan Minggu Pagi

    By Anindya Bethari

    Minimarket dan Jalan Pulang Itu

    By Aldi Hilman Anshar
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Beranda
    • Sastra
    • Tentang Kami
    • BERITAJATIM MENGUNDANG PENYAIR DAN CERPENIS
    • Arsip
    © 2026 Sastra Beritajatim.com | sastra untuk semua .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.