Close Menu
sastra.beritajatim.idsastra.beritajatim.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    sastra.beritajatim.idsastra.beritajatim.id
    UNJUK KARYA
    webutama
    • Beranda
    • Sastra
      • Cerita Pendek
      • Puisi
      • Resensi Buku
      • Info Sastra
    • Visual
    • UKM
    • Tentang Kami
      • Sastra untuk Semua
      • Unjuk Karya
      • Kontak
    sastra.beritajatim.idsastra.beritajatim.id
    Home»Puisi»DINoSAUrUS KiTa
    Puisi

    DINoSAUrUS KiTa

    Ferdi Afrar20 Agustus 2023
    Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
    DINoSAUrUS KiTa

    ditinggalkannya Kota yang telah luluh lantak. sebab dia muncul tiba-tiba dari layar hape seorang perempuan muda. setelah goyang pertama dari Video tik tok yang urung rampung itu, layarnya gemeretak seperti Bumi yang rekah. seketika perempuan itu terkejut, dicampakkan hape yang masih menyala itu seperti jumpa Perawan pada Kecoak.

    dinosaurus yang Mula tampak seperti kadal yang menggeliat dari Sarang kemudian membengkak, menerobos layar kaca seperti pelarian Narapidana kasus korupsi yang melambai dengan senyuman. begitu Indah lompatannya, seperti gerak slow motion. langit merayakan dengan lengkung pelangi dan Hujan. sehingga Pundak, cakar, dan ekornya yang semakin besar berkilauan seperti Hologram.

    gedung yang menjulang tugal. mobil berjumpalitan. gunung Gembuk bak rumpun pasir yang hanyut diterpa pasang. orang-orang Menjerit. orang-orang berlari. asap dan Api menggumpal. memenuhi angkasa.

    perempuan Muda itu mendekat. perempuan muda itu melenggok. sekali lagi video tik tok itu dimainkan.


    NeTizen

    belok ke arah kiri, sebelum perempatan. Kuda odong-odong berarak bak Pawai karnaval. Pagi. Sore. Setiap malam minggu. Setiap saat. sang penunggang melambai ke arah hape. diciutkan mulutnya. dieratkan sabuk yang menyerupai Ular membelit mimpinya. pada kaca yang semakin Lama menyerupai akuarium. Dan sang penunggang Meloncat ke arah layar. mereka. Kami menampik. kita memberi gambar Cinta. Penunggang itu galau. tiba-tiba suara gemuruh. Hampir seperti ucapan Ujaran kebencian. odong-odong itu melonjak. orang-orang terpingkal. burung-burung berputar. matahari terbit dan terbenam menyerupai kalkulasi timbangan diet.

    berapakah berat Badanmu hari ini?


    Jin. BaBi. Ngefet. Dan Sebuah Fitnah.

    tiba-Tiba. Tiba. Tiba. seorang ustad Tenar. setelah beberapa waktu lalu beliau Sukses mengelabui netizen. kisah horor dan kanuragannya trending di Google. Dan beredar luas dari hape ke Hape. bahkan televisi tertarik menampilkan Kisahnya. orang-orang Ramai berkerumun. berdebat. diskusi. mama-mama Muda menggunjingkan. para bapak cuman mesem-Mesem. pemuda yang Jomblo merangsek ke depan. babi itu menguik.
    setelah bermufakat dengan panitia dan seorang relawan. beliau berpura-pura Menjadi sutradara untuk membikin Video. ide ini ditengarai Terinspirasi dari youtube. Dengan kamera hape yang kadang low bat. beliau merekam. babi itu menguik. panitia telanjang. menghadang. relawan itu menggiring ke Jebakan. babi itu menguik.

    doa kemudian dipanjatkan. Babi itu menguik. kamera merekam. malam kian larut. telanjang.

    babi itu Menguik. kemudian unsubscribe


    pesawat. Ledakan.

    sebuah akun can_Tika767 menulis pesan pada akun mastur867. sore itu. ketika hujan kian deras dan awan itu menyerupai binar mata seorang gadis.

    akun can_Tika767 berkabar, aku tunggu kau sayang. dekat bandara. di simpang tiga ke utara. kamar hotel 14. seketika getar hape itu menyerupai gejolak remaja.

    akun mastur867 membalas, sambutlah aku sayang, kenakan gaunmu sewarna ungu. serupa lotus yang mekar dari ketiak kolam. dan aku seekor kucing yang meloncat.
    dan segera ingin tenggelam.

    akun can_Tika767 sedang menulis, segeralah datang sayang. selimutku telah menjadi kelopak. dan akan membungkusmu siang dan malam. tirai hanya sekadar penanda. kelambu hanya siur debu.

    akun mastur867 sedang menulis, …

    akun can_Tika767 sedang menulis, …

    aku mastur867 sedang menulis, …

    setelah pesan DM itu tidak juga berbalas. langit semakin gelap. perempuan muda itu terus melihat hapenya. melihat langit. cahaya yang terus memantul di bibirnya. di lensa matanya. di kulit wajahnya. jarinya menggeser layar. notifikasi berita: sebuah pesawat meledak tak lama setelah take off, di laut lepas. jarinya mengeser notifikasi rekening.
    jarinya mengeser layar. akun mastur867 sedang menulis, …


    streaming.

    dari mana datangnya arah cahaya. yang berkelip-kelip merah, jingga. pink. yellow. ke arah mana gelap akan berdiam. senyap. bila dentum kian menghentak. kian bergerak. si nujum melihat langit yang akan tumpah. gadis berambut kuning. gadis berambut tembaga. gadis berkemben navy. gadis ber hotpants blue. melenggang ke arah nubuat. digoyangnya angin, pohon-pohon, rerumputan, dan rambut sang kekasih. kain yang bermekaran. debu yang bergulungan. anda dapat melompati iklan dalam 5 detik …

    Biodata Penyair:

    Ferdi Afrar. Lahir di Surabaya. Tumbuh besar, bekerja dan tinggal di Sidoarjo. Sekarang bergiat di komunitas Malam Puisi Sidoarjo.

    Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp
    Previous ArticleMerah Putih di Rumah Tua
    Next Article Filsuf Gagal yang Menjadi Sales Bank

    Karya Lainnya

    Perempuan di Ambang Senja

    31 Mei 2026

    Tunjungan Plaza

    12 Oktober 2025

    Surabaya Bernyanyi dalam Hati

    7 September 2025

    Perjamuan di Midtown

    31 Agustus 2025

    Jejak Kota Tua di Bawah Lembayung

    24 Agustus 2025

    KBS

    17 Agustus 2025
    Karya Sastra Terbaru

    Pamit yang Tak Pernah Terucap

    By Kuntoro Rido A

    Yang Pergi Lebih Dulu

    By Hendro D. Laksono

    Lampu Kamar Anshar

    By Nurita W. Prasaja

    Amplop Berwarna Cokelat

    By Anindya Bethari

    Secangkir Kopi Sebelum Pulang

    By Anindya Bethari

    Awam dan Semesta yang Tak Pernah Memihak

    By Idrus Zamuji

    Perempuan di Ambang Senja

    By Idrus Zamuji

    Bangku Nomor Tujuh

    By Katelyn Mandasari

    Perbincangan Minggu Pagi

    By Anindya Bethari

    Minimarket dan Jalan Pulang Itu

    By Aldi Hilman Anshar
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Beranda
    • Sastra
    • Tentang Kami
    • BERITAJATIM MENGUNDANG PENYAIR DAN CERPENIS
    • Arsip
    © 2026 Sastra Beritajatim.com | sastra untuk semua .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.